Jampersal salah satu upaya untuk munurunkan AKI dan AKB

Jampersal salah satu upaya untuk munurunkan AKI dan AKB

Untuk meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat dengan menurunkan angka kematian bayi dan ibu yang melahirkan, pemerintah meluncurkan program Jaminan Persalinan (Jampersal) dengan tujuan meningkatkan akses pelayanan kesehatan bagi ibu hamil, bersalin dan nifas serta bayi baru lahir ke Fasilitas pelayanan kesehatan yang kompeten.

Jampersal merupakan program untuk mengatasi masalah biaya persalinan dari pemerintah bagi masyarakat yang tidak tercover asuransi apapun, meliputi pemeriksaan kehamilan dengan komplikasi, pertolongan persalinan, pelayanan nifas termasuk KB pasca persalinan dan pelayanan bayi baru lahir baik yang normal maupun dengan komplikasi.

Menurut Siti Mawarni, Skep.Ns selaku Kasie Kesga Gizi Dinas Kesehatan Kabupaten Wonogiri program Jampersal ini bersumber dari APBN melalui dana DAK non fisik, dimana anggaran tahun 2018 ini untuk Kabupaten Wonogiri mencapai 2. 0 Miliar

Syarat pengajuan penerima layanan ini bagi warga wonogiri dengan menunjukkan KTP, mempunyai buku KIA, bersedia menggunakan fasilitas pelayanan setara dengan kelas 3 PBI dan menandatangai surat pernyataan menggunakan Jampersal

“Di dalam program Jampersal ada Rumah Tunggu Kelahiran (RTK) yaitu Rumah Singgah untuk ibu hamil yang menunggu kelahiran bayinya atau ibu yang sudah melahirkan dan perlu perawatan khusus sedangakan untuk persalinan normal, perawatan bayi baru lahir dan nifas bisa dilayanani semua Rawat Inap Puskesmas (PONED) yang ada di wilayah wonogiri, adapaun untuk penanganan emergensi atau komplikasi bisa langsung ke RSUD dr Soediran Mangun Soemarso. tuturnya”

“Kami berharap, masyarakat bisa memanfaatkan layanan Jampersal, sehingga Angka Kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian Bayi (AKB) di Kabupaten Wonogiri bisa menurun,” pungkasnya.(ty.kesmas)